Tsabangnews.com,_Dalam rangka mendorong transformasi digital di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyelenggarakan Pelatihan Pemasaran Digital Dasar. Toboali, (28/4/2025).

Kegiatan yang digelar selama dua hari tersebut dimulai dari tanggal 28 hingga 29 April 2025 tersebut merupakan bagian dari program nasional Digital Talent Scholarship yang bertujuan meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya pelaku usaha.

Plt. Kepala Diskominfo Bangka Selatan, Yuri Siswanto, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguasaan keterampilan digital bagi pelaku UMKM agar dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pasar digital.

“Saat ini dunia usaha bergerak cepat. Melalui pelatihan ini, kami ingin pelaku UMKM mampu memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing,” ujarnya.

Selain itu menurutnya, kegiatan ini merupakan bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan kapasitas masyarakat di era digitalisasi. Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Bangka Selatan mendorong UMKM tidak hanya unggul secara lokal, tetapi juga mampu bersaing secara nasional bahkan global.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi komprehensif seperti, Dasar-dasar pemasaran digital,Teknik pembuatan konten kreatif, Strategi promosi melalui media sosial, Penggunaan marketplace untuk penjualan, Dasar fotografi produk menggunakan smartphone, serta Pengenalan branding digital untuk UMKM

Antusiasme tinggi nampak ditunjukkan para peserta. Fitri, seorang pelaku UMKM di bidang makanan ringan, menyampaikan manfaat langsung dari pelatihan ini.

“Sekarang saya tahu cara promosi di Instagram dan Facebook. Dulu hanya jualan offline, sekarang saya lebih percaya diri untuk jualan online,” ungkapnya.

Dengan menghadirkan praktisi digital marketing dan instruktur berpengalaman, peserta tidak hanya mendapatkan teori tetapi juga praktik langsung yang bisa diterapkan segera dalam bisnis mereka serta membuka peluang baru bagi UMKM untuk naik kelas melalui digitalisasi, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi digital di daerah. (red/**).