Tsabangnews.com,_Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029. Toboali, Selasa (6/5/2025)

Acara strategis ini dilaksanakan di Ruang Studio BAPPELITBANGDA Kabupaten Bangka Selatan, sebagai bagian dari proses penyusunan arah kebijakan pembangunan lima tahunan dan merupakan bentuk implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

Tujuan utama dari pelaksanaan MUSRENBANG RPJMD 2025–2029 ini untuk menjaring aspirasi dan masukan dari berbagai pemangku kepentingan untuk menyempurnakan dokumen perencanaan pembangunan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Bangka Selatan, H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP., yang hadir bersama Wakil Bupati Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M., unsur Forkopimda, Pj. Sekda Hefi Nuranda, S.T., M.M., kepala OPD, camat, perwakilan organisasi masyarakat, dan tamu undangan lainnya berlangsung dengan kondusif dan lancar.

Bupati Riza Herdavid dalam sambutannya menegaskan bahwa RPJMD bukan sekadar dokumen formal, melainkan komitmen kolektif dalam mewujudkan Bangka Selatan yang lebih maju, berdaya saing, dan berkeadilan. Ia juga menekankan akan pentingnya penetapan skala prioritas pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan dan hak-hak masyarakat.

“Selama itu menyangkut hak-hak rakyat, tolong jangan pernah hilang dari program-program Kabupaten Bangka Selatan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Riza juga menyoroti keterbatasan anggaran sebagai tantangan utama yang harus dijawab dengan efisiensi dan fokus pembangunan yang tepat sasaran. Untuk itu, Ia mendorong penyusunan kajian mendalam terhadap lokus pembangunan dan mendorong pelaksanaan program prioritas yang realistis dan berdampak langsung.

“Buat beberapa program prioritas dan mari kita fokus ke program tersebut. Sisanya, saya akan berjuang langsung ke pusat untuk pembangunan infrastruktur lainnya,” ujarnya dengan optimistis.

Menutup sambutannya, Bupati Riza tak lupa mengajak seluruh stakeholder untuk tetap konsisten menempatkan kepentingan rakyat sebagai pusat dari seluruh kebijakan pembangunan di Kabupaten Bangka Selatan, dan memastikan arah pembangunan Bangka Selatan ke depan lebih terstruktur, terencana, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (red/**).